INDUSTRI PENERBANGAN DAN PENTINGNYA KEAMANAN SIBER

INDUSTRI PENERBANGAN DAN PENTINGNYA KEAMANAN SIBER

Informasi teknologi dan digitalisasi merupakan instrumen penting dalam pelaksanaan bisnis industri penerbangan. Namun di balik itu industri penerbangan adalah target yang menarik bagi pelaku kejahatan siber di dunia maya. Modus kejahatan siber pun beragam, seperti mencuri data dan uang. Hal tersebut tentu akan menyebabkan gangguan dan bahaya tidak hanya bagi (keamanan) penerbangan namun juga untuk keamanan negara, karena bisa saja data-data tersebut disalahgunakan untuk kepentingan kriminal dan terorisme. Untuk itu perlu sistem keamanan siber yang kuat dalam industri penerbangan di Indonesia khususnya, sehingga serangan siber dapat dicegah sedini mungkin dan dapat diperbaiki secepatnya.

Kasus pencurian data dan peretasan web milik maskapai penerbangan terjadi pada tahun 2013 dan dialami oleh maskapai penerbangan milik pemerintah Indonesia, di mana website dan data centernya berhasil diretas. 

Dampaknya adalah terjadi masalah pada sistem jaringan ticketing dan gangguan pada data penerbangan. Pada akhirnya perusahaan maskapai penerbangan tersebut mengambil langkah penutupan sementara akses mereka untuk menjamin keamanan pengguna. 

Tidak hanya itu, maskapai penerbangan swasta pun pernah mengalami hal yang sama. Pada tahun 2019, sebanyak 7,8 juta data pelanggan maskapai tersebut dicuri. Pencurian data pelanggan tidak hanya mencakup data pelanggan Indonesia saja, tetapi juga penumpang dari berbagai negara. Data yang dicuri terdiri dari informasi KTP, alamat, nomor telepon, email, dan bahkan nomor paspor penumpang.

Serangan siber dapat terjadi dalam sistem reservasi tiket penerbangan, teknologi udara, sistem informasi dan sebagainya. Melihat dari dua kasus pencurian data diatas, diperlukan suatu analisis forensik yang canggih dan menyeluruh untuk mengetahui secara pasti penyebab dari kebocoran data, apakah berasal dari dalam atau dari luar perusahaan.

Di EDGE Cyber, kami memiliki tim yang expert untuk melakukan identifikasi, mengelola, dan meremediasi serangan siber. Kami juga mampu mendeteksi dan merespon ancaman dan serangan siber bahkan sebelum hal tersebut berdampak lebih jauh pada perusahaan.  Dengan layanan Security Operation Center (SOC) yang bekerja selama 24 jam, EDGE Cyber bisa menjadi mitra bagi perusahaan-perusahaan penerbangan di Indonesia yang memprioritaskan perusahaannya pada aspek keamanan siber.