Proteksi Kebocoran Data

Proteksi Kebocoran Data

Banyak kisah yang masih menimbulkan ketakutan di dunia kemanan siber. Mulai dari pencurian data akun kartu kredit yang secara khusus menjual informasi kartu kredit, seperti yang telah disampaikan oleh Lembaga Riset & Keamanan Siber CISSReC. Sementara tim keamanan internal melindungi pencurian data dengan berbagai perangkat yang ada di organisasi mereka. Bisnis apapun yang menjalankan aplikasi berbasis cloud memiliki paparan yang tinggi melalui kebocoran data. Berikut adalah lima cara untuk menjaga data terlindungi, dan mengamankan :

  1. Identifikasi Data Penting
    Pertama, suatu organisasi harus mengenali cara mengidentifikasi data penting mereka sendiri. Ini berarti dapat dikategorikan data apa yang paling membutuhkan perlindungan dari pencurian data dan bagaimana menggunakan perangkat lunak pencegahan kehilangan data untuk melindungi informasi sensitif apapun. Organisasi harus mengklarifikasi jenis data ke kebijakan ringkas organisasi anda.
  2. Monitor akses dan aktifitas
    Langkah selanjutnya dalam mencegah kebocoran data adalah memonitor lalu  lintas di semua jaringan. Kemampuan untuk secara otomatis menemukan, memetakan dan melacak apa yang digunakan diseluruh infrastruktur bisnis anda memberikan gambaran jaringan anda secara real-time.
    Karena rata-rata peretas melakukan pengintaian dalam jaringan selama enam bulan sebelum benar-benar melakukan peretasan sistem, bisnis perlu mengidentifikasi perilaku aneh sebelum terjadi pelanggaran. Alat pemantauan mengawasi akses dan aktifitas, memberi tahu administrator tentang alert ketika karyawan mengunduh, menyalin, atau menghapus informasi.
  3. Utilitas enkripsi
    Jika organisasi anda belum melakukannya, anda harus mulai memikirkan dan mempertimbangkan mengenkripsi informasi pribadi, rahasia, atau sensitif. Meskipun enkripsi tidak dapat ditembus, enkripsi tetap menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga keamanan data. Mengimplementasikan enkripsi dan key management process yang diterapkan dengan hati-hati membuat data yang dicuri tidak dapat dibaca dan tidak berguna. Mengaktifkan enkripsi diberbagai titik jaringan Anda dapat memberikan perlindungan kebocoran data yang signifikan bahkan dari serangan paling canggih sekalipun. Bisnis harus mengaktifkan sistem pertahanan berlapis melalui jaringan terenkripsi yang dipantau dan dikelola secara proaktif.
  4. Lock Down Jaringan
    Mampu membuat lock down jaringan harus menjadi fokus utama upaya pencegahan. Dengan meningkatnya teknologi seluler, kebocoran data juga mengalami peningkatan. Sementara banyak karyawan menyadari langkah-langkah yang harus diambil untuk melindungi data sensitive, beberapa tidak menyadari bahwa praktik yang biasa mereka lakukan sebagai tindakan yang tidak aman. Ini dapat dikurangi dengan tutorial yang sering dan uji praktik yang baik.
  5. Keamanan Endpoint
    Mempertahankan kendali pusat dengan kemampuan untuk memonitor perangkat yang terhubung ke jaringan perusahaan memungkinkan pengamatan holistik terhadap jaringan Anda. Tanpa perlindungan Endpoint, kebocoran data bisa tidak dikenali untuk jangka waktu yang lebih lama, dan memperburuk kerentanan. Menggunakan teknologi keamanan yang efektif, serta menerapkan praktik terbaik, bisa sangat membantu dalam mencegah kebocoran data.

Kunci untuk mencegah kebocoran data ada banyak ragamnya. Identifikasi data penting, pemantauan akses dan aktifitas dengan kombinasi solusi, menggunakan enkripsi, mempertahankan kontrol jaringan Anda dan menggunakan langkah-langkah keamanan endpoint dengan program yang disesuaikan untuk melindungi seluruh organisasi Anda. Jika masih ragu atau bingung untuk membangun itu semua jangan ragu untuk menghubungi kami untuk pencegahan kebocoran data.